Abstrak
Penyembuhan luka diabetes masih menjadi tantangan yang signifikan, karena akumulasi sel apoptosis inflamasi kronis. Di sini, dilaporkan adanya hidrogel yang diatur oleh imuno-bioenergi (CCE), yang mengubah sel apoptosis menjadi sitokin yang memfasilitasi perbaikan jaringan. CCE terdiri dari jaringan termosensitif yang saling terkait antara poli(sitrat-kurkumin) dan erastin, yang meningkatkan eferositosis dalam sel dendritik (DC) melalui pelepasan erastin yang berkelanjutan dan memperkuat metabolisme energi seluler melalui pelepasan sitrat intraseluler. Dengan peningkatan eferositosis dan peningkatan sekresi sitokin anti-inflamasi dan pro-reparatif, makrofag secara efektif terpolarisasi ke arah fenotipe M2 melalui aktivasi jalur JAK1/STAT3, sementara fungsi fibroblas dan sel endotel yang rusak dalam kondisi glukosa tinggi dipulihkan. Selain itu, sitrat yang dilepaskan meningkatkan kadar sitrat intraseluler, memodulasi gangguan metabolit energi yang diinduksi glukosa tinggi dan mengurangi disfungsi mitokondria dalam sel endotel. Khususnya, kombinasi ini menunjukkan efek sinergis dalam meningkatkan angiogenesis sel endotel dan kemampuan imunoregulasi makrofag. Dalam model luka diabetes, hidrogel CCE memfasilitasi perbaikan luka diabetes, yang ditandai dengan berkurangnya peradangan, peningkatan angiogenesis, dan pengendapan kolagen. Hasil ini dikaitkan dengan rekonstruksi lingkungan mikro imun melalui peningkatan pembersihan sel apoptosis yang dimediasi oleh eferositosis dan polarisasi M2 makrofag. Karya ini menyajikan strategi baru yang memanfaatkan eferositosis dan modulasi lingkungan mikro imun untuk memfasilitasi penyembuhan luka diabetes.