Efek Sinergis Anion: Desain Elektrolit Eter Stabil untuk Baterai Logam Li di Atas 4,6 V

Efek Sinergis Anion: Desain Elektrolit Eter Stabil untuk Baterai Logam Li di Atas 4,6 V

Abstrak
Meningkatkan kompatibilitas elektrolit eter dengan kondisi tegangan tinggi adalah kunci untuk mewujudkan baterai logam litium (LMB) dengan kepadatan energi tinggi dengan siklus stabil, di mana membangun antarmuka elektrolit katode (CEI) yang baik sangat penting. Di sini, efek sinergis khusus anion ditemukan dengan pelarut agen pembentuk CEI, yang secara signifikan meningkatkan ketahanan oksidasi elektrolit eter konvensional. Dalam pekerjaan ini, ClO 4 − dipilih karena kemampuan adsorpsinya yang kuat, dan fluoroetilen karbonat (FEC) adalah agen pembentuk CEI. Interaksi di antara keduanya mengatur dekomposisi anion dan pelarut pada permukaan katode. Seperti yang terungkap oleh berbagai pengujian, CEI yang tipis, kuat, dan homogen dihasilkan, yang memastikan elektrolit berbasis 1,2-dimetoksietana (DME) yang stabil untuk bekerja secara normal dalam sel Li||LiCoO 2 selama 1000 siklus pada tegangan batas tinggi 4,5 V (>80% retensi kapasitas). Berbeda dari pendekatan umum untuk meningkatkan stabilitas oksidatif elektrolit berbasis eter, model ini hanya bergantung pada efek sinergis anion sederhana (adsorben) dan agen pembentuk film, yang memungkinkan siklus sel yang stabil menggunakan elektrolit berbasis eter konvensional bahkan pada tegangan batas 4,65 V. Strategi desain memberikan pedoman penting untuk penerapan LMB berbasis eter dengan kepadatan energi tinggi di bawah tegangan tinggi.

You May Also Like

About the Author: ure1000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *