Respon Fotopiroelektrik Pita Lebar Multi-Aksial dalam Kristal Feroelektrik Perovskit Biaksial yang Didorong oleh Efek Ferro-Piro-Fotronik

Respon Fotopiroelektrik Pita Lebar Multi-Aksial dalam Kristal Feroelektrik Perovskit Biaksial yang Didorong oleh Efek Ferro-Piro-Fotronik

Abstrak
Fotodetektor fotopiroelektrik pita lebar (PD) berdasarkan kristal tunggal (SC) menunjukkan potensi dalam deteksi dan pencitraan inframerah dekat, yang dikaitkan dengan sifat kristalnya yang tinggi, tidak adanya batas butir, dan bebas bias. Meskipun demikian, karakteristik khas hanya dapat dicapai dengan PD yang dibuat melalui arah sumbu kristalografi polar. Kendala ini secara langsung mengakibatkan PD fotopiroelektrik berbasis SC yang dilaporkan menjadi uniaxial, sehingga meningkatkan kerumitan dan biaya dalam pembuatan perangkat. Di sini, PD pita lebar yang digerakkan SC multi-axis diwujudkan, menggunakan efek ferro-piro-fototronik (FPP) dalam feroelektrik biaksial EA 4 Pb 3 Cl 10 ( 1 , EA = metilamin). Secara rinci, koefisien piroelektrik 1 sepanjang sumbu c dan b masing-masing adalah ≈ 2,6 × 10 −3 dan ≈ 3,5 × 10 −3 µC cm −2 K −1 , yang sebanding dengan bahan piroelektrik konvensional seperti PVDF (≈ 2,7 × 10 −3 µC cm −2 K −1 ). Yang terpenting, perangkat ini melampaui celah pita optik bawaannya untuk memungkinkan respons yang luas dari panjang gelombang UV (UV, 266 nm) hingga inframerah dekat (NIR, 980 nm) di sepanjang kedua sumbu pada bias nol. Kemajuan tersebut menandakan kemajuan besar dalam bidang deteksi fotopiroelektrik multiarah berbasis SC, lengkap dengan respons pita lebar.

You May Also Like

About the Author: ure1000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *